Lagu “Cover Version” yg Bertambah Enak daripada Aslinya

Standar

Di hal sekarang, maksudnya termasuk dalam rekaman, bukan in live present.

Secara emosional artikel.web.id/berita/daftar-tangga-lagu-indonesia-terbaru-terbaik.html, kami sering merasa yakni versi baru ini kurang baik, ‘lebih enak aslinya’. Aku pun sering berpikir seperti tersebut. Tapi ada lebih kurang lagu “cover version” yang sangat enak didengar, terlebih-lebih terasa lebih enak dibandingkan versi aslinya. Saya mencoba memilih 12 lagu (5 lagu \, your five lagu Barat), beserta terkait hasilnya. also ya, aku sarankan Kamu membacanya sambil mengecek pada Youtube, sebagian besar lagu-lagu indonesia (baik versi anyar maupun lamanya) dapat diakses di rica.

1. Cobalah Memahami (NOAH along with Momo Geisha). Saat pertama kali Momo membawakan lagu di sini. dalam konser Uki/Lukman/David (waktu tersebut minus Ariel), malah pecinta Pererpan (cat: NOAH waktu itu belum resmi terbentuk) sekalipun tinggi yang gak kenal lagu ini. Tak sedikit yang menyangka ini lagu baru. Padahal lagu tersebut sudah ada dalam record Peterpan bertajuk “Hari dimana Cerah” dimana rilis tahun 07 (dengan Ariel menjadi vokalis jelas saja). Aransemen baru yang sangat bertentangan dengan aslinya yg nge-beat lah yang membuat orang abaikan versi aslinya. Ditambah dengan warna selbstlaut Momo yang pas, buat lagu itu terdengar sungguh-sungguh halus dan baik, bahkan lebih ramah dibanding aslinya.

2. Kupu-Kupu Malam (Peterpan). Lagu ini merupakan bagian melalui recording kompilasi bertajuk “From All of us to U” yang diisi sedikit artis dalam bawah label Musica buat menghormati Titiek Puspa. Akibat Titiek Puspa terlebih dulu, lagu itu dibawakan dengan suara lantang dimana menjadi jadi ciri khasnya. Di dalam tangan Ariel dkk, banyak ABG generasi 1990an ke atas tentu menduga lagu itu merupakan buatan asli Peterpan. Dengan cara menyanyi sendunya, Ariel mampu menegaskan suasana muram yg ada dalam lagu tersebut. Sewaktu dibawakan Titiek Puspa, lagu ini terasa misalnya lagu ‘orang dewasa’. Di dalam tangan Peterpan, lagu ini terasa yang merupakan lagu ’semua umur’, dan para ABG pun ngakl segan menyenandungkannya.

3. Gak ‘Kan Ada Filme yang Lain (Dewi Dewi). Ini karya Ahmad Dhani dalam sudah dirilis beriringan Dewa 19 dalam album “Format Vulgo Depan” tahun 1994 (dengan vokalis Ari Lasso). Untuk tahun the 90s, lagu tersebut di-c0ver akibat Titi DJ buat albumnya dalam berjudul “Bahasa Kalbu”. Seandainya versi ternama lagu itu baru muncul tahun 3 years ago masa Dewi Dewi (Purri, Tata, Ina) dibuatkan album dengan Ahmad Dhani sendiri melalui tajuk “Recycle +”. Melalui aransemen yang betul-betul anyar, suara manja Purri serta backing vocal Tata dan Ina sungguh-sungguh memberikan nuansa baru, lalu terasa lebih greta dibandingkan ketika dibawakan Titi lalu bahkan dari Ari Fiacco sekalipun. Keberadaan Dhani di dalam balik layar ialah kuncinya.

4. Antara Anyer dan Jakarta (Sheila Madjid). Lagu ciptaaan Oddie Agam indonesia sangat populer saat dinyanyikan oleh Sheila Madjid. Logat Malaysia-nya, yaiut menyebut malam yang “burok” -bukan “buruk”, bukannya menggangu, akan tetapi malah meningkatkan ‘manis’ lagu tersebut. Tidak beragam yang mengetahui, yakni lagu Antara Anyer lalu Jakarta sudah akan dirilis sebelumnya, tepatnya dari Atiek CB pada 1 thaun 1986. Atiek juga menjadi penyanyi sangat terkenal, akan tetapo sama sekali bukan karena lagu tersebut, sebuah info yang semakin menegaskan yakni versi Sheila memang lebih ramah dibandingkan sewaktu dibawakan Atiek CLICKBANK.

5. Rindu (Agnes Monica). Ketika muncul online video klipnya di layar kaca, juga saat diputar dalam berbagai stasiun radio tahun setelah itu (2013) lagi sekarang banyak disukai masyarakat. Padahal, durasi pertama sekarang dinyanyikan dengan Fryda di recording Nuansa Gita di dalam tahun 1995, lagu ciptaan Weakness Djarot itu tidak terlalu diinget.

referensi :
www.artikel.web.id/berita/daftar-tangga-lagu-indonesia-terbaru-terbaik.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Lagu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s