Anjing Bukan Hewan Peliharaan Biasa

Standar

Kesusahan yang saya maksud adalah menyiapkan makanannya sebab porsinya sama seperti porsi untuk 1 anggota keluarga. Malah kadang lebih tinggi dari ukuran satu porsi anggota keluarga, sebab tergantung ukuran anjingnya. Semakin tumbuh besar, semakin luas juga porsi makannya. Serupa saja kan layaknya anggota family benaran. Sebetulnya tidak bisa pula disebut ‘kerugian’, hal ini karena sebagai pemilik masyarakat memang wajib mempersiapkan makanannya tidak merupakan?

Memelihara anjing tersebut bukan sekedar mempunyai peliharaan, akan tetapi lebih dari hanya sebagai binatang peliharaan. Malahan bisa menjadi contohnya anggota keluarga sendiri, juga bisa sebagai pelindung. Aku masih ingat waktu masih kecil duluan, saya hampir sering berpetualang sendirian ke tempat-tempat terpencil yang jauh dari perhatian orang. Ya mismo, saya terlebih dahulu memiliki sifat penyendiri lalu minim introvert. Pada mood terpilih, saya ekstra suka menyendiri duduk tadinya pohon / keluyuran di dalam kebun orang daripada principal petak umpet hanya sahabat-sahabat sebaya. Biasanya anjing saya tetao menguntit saya. Pada lebih kurang kesempatan, saya mau bertualang sendirian moitié privacy, oleh karena itu saya akan mengabaikan anjing saya dirumah. Tetapi anjing saya bukan akan sempat membiarkan saya melakukan sendirian. Gak peduli saya lempar atau saya pukul, existencia akan tetap mengikuti saya, seolah momento tau saya kaga cukup besar untuk membela setelah itu melindungi data sendiri jika berlaku sesuatu. Kenapa saya boleh bilang seperti ini? Karena beberapa waktu lalu, setelah aku cukup gede, dia sudah berani membiarkan aku melakukan sendirian, kecuali apabila saya yg minta dia beserta.

Mendiskusi soal melindungi burung merpati, saya percaya anjing adalah satu-satunya hewan peliharaan dimana mampu melindungi anda. Kucing mungkin akan sayang serupa anda, tetapi apakah kucing dapat melindungi anda? Saya pikir tak.

Di dalam rumah saya terlebih dulu kami memelihara anjing lalu kucing. Ngak usah bayangkan keakraban anjing kemudian kucing yang sifatnya kasuistis dalam biasanya langsung menjadi berita di majalah\ dan TV. Di vila aku, anjing serta kucing berkelakuan normal, dalam riekti saling memusuhi. Namanya juga perlu serumah, tidak merupakan pemandangan langka juga setiap quickly pull kucing dan anjing akan kejar-kejaran melalui riuh, meloncat ke atas meja, menyeruduk keseluruhan benda. Ini sebabnya dulu kami tidak akan punya pajangan berupa barang pecah belah.

Kucing aku sempat menggigit jari saya untuk alasan dimana hanya dia setelah itu Tuhan yang momento sembah yg tau. Merasakan pedihnya jari saya direndam pakai minyak tanah tuk menghindari tetanus serta rabies membuat saya benci kucing hingga hari ini.

Sementara puluhan 1 thaun memelihara anjing, tak akan sekalipun anjing saya menggigit saya. Bahkan ketika punya sedikit wibawa jika aku berjalan-jalan dengan anjing aku, menyajikan anak-anak berandalan serta orang gila tidak berani macam-macam persis saya.

Ketika tengah berjalan-jalan ke seorang tempat, apakah anda sempat dihadang kucing? Tentu saja \. Tetapi apakah anda akan dihadang anjing? Pasti sering. Anjing peliharaan masyarakat lain sudah tentu, bukan anjing peliharaan anda. Saya jua dulu sering mengalaminya. Menjadi saat anjing milik masyarakat lain memulai menggeram-geram setelah itu mendengus-dengus gemas menengok lenggak-lenggok aku, anjing aku akan langsung taruhkan badan di depan saya. Tidak peduli takluk ukuran dan nominal, dia tetao tetap pantang mundur tuk melindungi saya. Entah suah beberapa sekarang kejadian anjing saya berani nekad bertempur dgn anjing-anjing lain untuk memberi kesempatan kepada aku berlari sejauh-jauhnya buat menyelamatkan kita. Setelah merasakan saya sudah berposisi di dalam radius jarak yg aman, jadi dia juga jadi segera meninggalkan kompetisi untuk menyusul saya.

referensi :
www.binatangpeliharaan.org
https://id.wikipedia.org/wiki/Anjing

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s