Parade Seni Budaya Dalam negri Jadi Headline, Kabar Langsung dari Posisi

Standar

Kesenenian Dalam negri menjadi Headline Informasi di Media Terbitan Wollongong hari di sini.. Festival lalu sekaligus March Seni kemudian Budaya yang digelar pada hari indonesia, Sabtu tgl 8 Nov, 2014, menampilkan berbagai kesenian setelah itu new music diacara Viva l . a . Gongo.

Acara dimulai sejak jam eleven. 00 siang tadi. Tuk mencari lingkungan parkir, saya harus menghabiskan sewaktu sekitar 40 jam, bagi berkeliling mengitari lokasi festival. Karena telah terlambat, jadi tidak ada seleksian lain, selain melalui parkir sekitar two Km dari center parade. Kemudian berjalan kaki memasuki industry.

Setelah banyak peragaan lalu budaya seni mengenai berita terkini indonesia yang dipertunjukkan. Tengah diramaikan dengan seluruh macam kuliner untuk berbagai tradisi. Namun saya lebih terhibur untuk mengejar rombongan seni dari Dalam negri. Tiba tiba pandangan arbusto saya terhenti di sosok wanita yang mengenakan Kostum pewayangan. Nah, saya cepat laju melangkah mendekat serta tanpa basa basi langsung berdiskusi: ”Maaf, mbak yang Dalam negeri yaa? ”

Dalam ditanya terus menjawab berkobar: ”Benar pak, aku Widya dari Indonesia. Hmm Maaf Bapak Penyusun pada Kompasiana yaa? Aku salah satu admirer Bapak. Senang membaca catatan bapak tentang penampilan seni Dalam negeri di Australia. Saya jua Kompasiner, seandainya baru sebatas Silent reader”

Wah wah…jadi Grr saya.. berkat Kompasiana, saya jadi di dalam kalangan diplomat kemudian kini juga di dalam kalangan penari.. hmm.. spontan hidung aku agak naik sedikit keatas.. “Wah, terima kasih Mbak Widya. Saya senang bila artikel aku dibaca. Festivity ini, juga mau aku postingkan dari posisi indonesia. Aku bawa laptop in mobil

Kami gak bisa berlama lama mengobrol, disebabkan sudah gede tamu dalam antri bakal berpose bersama-sam Widya. Pokoknya Widya oleh karena itu bintang arena. Berkali kali aku dengarkan: ” Dalam negeri Beautiful…wonderful.. ”

Tidak merupakan hanya Widya yang bangga, pasti saja saya juga turut bangga, walau tak ikut pekerjaan seni, seandainya saya kan pun orang Dalam negri. Jadi dapat dan harus berbangga. Negri kita di lucha dan dipuji masyarakat. Tadinya Widya tengah pengin ngobrol panjang, namun karena memang suah banyak yang antri menunggu, jelas tidak etis seandainya kami berdua melanjutkan pembicaraan. Semata-mata Widya berpesan: ”Saya yang Sisca Hunt Class Om. Saya jadi sempatkan kasih komentar apabila wawancara singkat di sini. dipublish pada Kompasiana ya Om. “ sebutan Widya menutup wawancara singkat kami.

referensi :
www.indoberita.com
http://id.wikipedia.org/wiki/Berita

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s